Situbondo Naik Kelas: Seminar Beasiswa Internasional Bersama Cipta Belajar Bersama Indonesia
Situbondo
– Cipta Belajar Bersama Indonesia (CBBI) mengajak pelajar Situbondo, khususnya
kelas siswa/siswi SMA dan mahasiswa dalam kegiatan seminar beasiswa
Internasional pada Sabtu (31/01) di Pendopo Rakyat Situbondo.
Kegiatan
ini dibuka langsung oleh sekretaris daerah kabupaten Situbondo yang mewakili
bupati situbondo, Drs. Prio Andoko, M.Si.
“Acara
ini selaras dengan program kami naik kelas situbondo melalui pendidikan”
sambutnya
Tidak
hanya itu, kegiatan ini disambut hangat oleh Kabid Situbondo, Muhammad Zuhri,
S.Pd.
“berprestasi
itu (diranah internasional maupun lokal) harus berproses” tegasnya.
Dengan
dihadiri lebih dari 150
peserta, seminar
beasiswa yang bertajuk “from local to global: Mewujudkan mimpi putra –
putri Indonesia Belajar ke Luar Negeri” membawa antusias peserta dengan
pertanyaan – pertanyaan mengenai bagaimana menulis esai yang sesuai dengan
minat dan tujuan. Selain itu, pertanyaan mengenai pemilihan jurusan yang sesuai
dengan minat dan latar belakang peserta terus bermunculan baik dari kelas 11
hingga mahasiswa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk
komitmen CBBI untuk menyebarkan informasi dan bimbingan mengenai peluang
sekolah keluar negeri melalui beasiswa bahkan hinggi ke pelosok daerah di
seluruh indonesia.
“saya juga termasuk putri daerah
yang tinggal di bawah kaki gunung di lampung. Itu sulit bagi saya untuk
mendapatkan informasi dan persiapan yang matang saat saya mendaftarkan diri
melalui beasisiwa iccr india hingga keberangkata” jelas elis.
Seminar
yang dirancang tersebut diinisiasi oleh CBBI guna memberikan dan menyebarkan
informasi terkait beasiswa yang tersedia di 4 negara, Turki, Korea Selatan,
Polandia dan Malaysia untuk jenjang S1, S2 dan S3.
Harapan
ini, bisa memberikan pengetahuan baru, membangun kepercayaan diri sekaligus
memotivasi para pelajar masyarakat situbondo bahwa melanjutkan pendidikan
tinggi ke luar negeri merupakan peluang yang amat sangat besar dengan harapan
dapat kembali ke Situbondo untuk berkontribusi dan memberikan sumbangsih bagi
rumah kita
“Kami
percaya, bahwa mimpi sekolah ke luar negeri bukan merupakan mimpi yang
mustahil, angan belaka, melainkan sesuatu yang bisa kita raih dengan persiapan
yang tepat dan matang” ucap ketua pelaksana.